Skip to main content

Perkembangan Sinema Konvensional ke Digital

yoiyoiyoi ..
baru mgg kemarin udah balik lagi ni mau bahas tentang perkembangan cinema digital (bahasa kerenya gitu) ..
hemm, kenapa yahh, kalau mau nulis selalu bingung mau mulai darimana .. blogger-emoticon.blogspot.com
yaudah wiss, mulai dari film dulu dah okehh ?? blogger-emoticon.blogspot.com(tolong dibantu yak, yak)

shia : iyaak,,iyakk,, jangan pake logat pak tarno ngapa ..

iyaa.. blogger-emoticon.blogspot.comyuk dibahas .. film adalah adalah gambar-hidup, juga sering disebut movie (semula pelesetan untuk 'berpindah gambar'). Film, secara kolektif, sering disebut 'sinema'. Gambar-hidup adalah bentuk seni, bentuk populer dari hiburan, dan juga bisnis. Film dihasilkan dengan rekaman dari orang dan benda (termasuk fantasi dan figur palsu) dengan kamera, dan/atau oleh animasi. (kutip wikipedia ni). Pasti untuk kalian film bukan hal yang asing lagi didengar di jaman ini

shia : yaah, pastinya ..
yaiyalah, broo,, aku kan gak norak-norak amat ..


oke kita lanjut lagi ke pembahasan. Dalam dunia cinema kita mengenal sinema digital dan sinema konvensional, istilahnya sinema konvensional itu sinema yang masih tradisional sedangkan sinema digital yang sudah modernnya..

nah blogger-emoticon.blogspot.comkalau dalam teknisnya sinema konvensional menggunakan media pita seluloid dan memiliki struktur visualisasi berupa titik, sedangkan untuk sinema digital memiliki struktur berupa garis-garis.
Buat masalah suara, sinema digital dapat memberikan kualitas suara stereo sementara konvensional hanya bisa kualitas suara dolby surround.
blogger-emoticon.blogspot.com

Dalam pembuatan film kita memerlukan sebuah kamera untuk merekam gambar ( yaiyalah,, kalo gak ada kamera kagak jadi film lahblogger-emoticon.blogspot.com).

shia : Kalau boleh tau kamera yang seperti apa tuh ?? mau tau donk blogger-emoticon.blogspot.com..

Jaman dulu mungkin memakai kamera yang resolusinya masih kecil, jadi hasilnya juga kurang bagus, selain itu fitur untuk menayangkan secara digital menggunakan yang namanya pita film yang ukurun 35mm. Sedangkan untuk jaman semodern ini kamera yang digunakan pasti kualitas yang super canggih seperti Sony CineAlta, Panavision Genesis atau Thomson Viper. Kamera-kamera baru seperti Arriflex D-20 dapat menangkap gambar dengan resolusi 2K, ada juga kamera yang dapat merekam dengan resolusi 3K RAW (untuk menyesuaikan dengan anggaran pembuat film ) seperti RED SCARLET.

shia : hemm, selain kamera apa saja alat yang digunakan??

blogger-emoticon.blogspot.comUntuk menayangkan sinema digital, diperlukan yang berbeda dengan proyektor untuk menayangkan sinema konvensioanal. mang kalo sinema konvensional kayak gimana ? kalo buat konvensional yang itu pake proyektor yang menggunakan pita seluliod. sedangkan buat sinema digital itu ada 2, yaitu proyektor DLP dan DCI. Proyektor DLP memiliki resolusi 1280×1024 atau setara dengan 1.3 megapixel. Sedangkan proyektor DCI memiliki dua jenis spesifikasi, yaitu 2K (2048×1080) atau setara 2.2 MP pada 24 atau 48 bingkai dan 4K (4096×2160) atau setara dengan 8.85 MP pada 24 bingkai per detik.
shia : owh begitu .. Aku baru tau
sama, aku juga baru tau dan baru baca blogger-emoticon.blogspot.com (wkwkwkw)
shia : kalau boleh tanya lagi, gimana ya proses produksi yang diambil ??
nah, kalau pas produksi dibagi menjadi dua tahap, ada pasca produksi dan juga ada tahap pasca produksi. Kalau tahap pasca produksi berawalnya dengan menegatifkan film yang terdapat pada kamera asli untuk dipindai menjadi format digital terlebih dahulu. Semua berkas gambar dapat dikorek agar cocok sama daftar alur yang mau di edit, biasanya sih dikerjain sama editor ni..
shia : Lalu bagaimana hasil akhirnya ??
blogger-emoticon.blogspot.com Hasil akhir proses pasca produksi itu adalah penengah digital yang digunakan untuk memindahkan rekaman gambar bergerak pada film ke sinema digital. Lalu, Gambar dan suara kemudian dimampatkan dan dikemas dalam bentuk kemasan sinema digital.
shia : oalah, rumit juga yahh,,

iya sih kedengarannya ribet blogger-emoticon.blogspot.com, tapi sepertinya keren yah orang yang bisa berkecimpung di dunia perfilman yang berperan di belakang layar.

shia : Bagaimana dengan biayanya tuh, kakak ??

dalam masalah biaya, sinema digital punya keuntungan dalam tahap pascaproduksi dan tahap produksi karena bisa menghemat dan mengefisiensi waktu entah itu untuk latar atau hal lainnya. Kalau yang konvensional butuh banyak biaya, tenaga, waktu, dan pikiran. Nah, sinema juga ada celah hambatan ni, yaitu di penayangannya yang masih ribet. kenapa, soalnya masih banyak bioskop yang cuma bisa nayangin pakai pemutar sinema pita seluloid padahal tidak semua format video bisa ditransfer jadi seluloid. Jadi, kalau dari video digital ditransfer ke pita seluloid, hasilnya gak akan sebagus yang asli. Di Indonesia aja hanya Blitsmegaplex yang punya peralatan buat nanyangin film dengan format sinema digital ..

shia : wahh,, ternyata begitu tohh,, oke deh kakak .. thx buat infonya ..

yaaa, masama .. see u blogger-emoticon.blogspot.com

(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sinema_digital)

Comments

Popular posts from this blog

Lebih Optimal Topads Manual atau Otomatis?

Bismillah...

Saya ingin mencoba membagi pengalaman saya menggunakan ads di marketplace. Kali ini saya mau bahasnya marketplace tokopedia dulu. Karena kebetulan baru otak atik top ads yang aman yang sesuai dengan produk yang saya jual di tokopedia.

Sebelum kita membedakan Topads Manual dengan Topads Otomatis, sebaiknya kamu mengetahui terebih dahulu apa itu topads.
TopAds adalah fitur promosi toko dan produk yang bisa digunakan oleh seluruh Merchant di Tokopedia. Dengan fitur ini, Anda dapat mempromosikan produk kapan saja dengan biaya mulai dari Rp250, Rp300 dan Rp350 tergantung kategori. Perlu diketahui bahwa saat ini TopAds HANYA bisa diakses melalui Tokopedia versi desktop dan Seller App.

Biaya Melahirkan di RSIA Budi Kemulian

Bagi calon bunda dan ayah yang sedang menanti-nanti sang buah hati pasti sudah menyiapkan jauh-jauh hari estimasi biaya melahirkan si Rumah Sakit yang bunda inginkan.

Kali ini saya ingin sharing sebenarnya berapa sih biaya melahirkan yang perlu dipersiapkan oleh bunda dan ayah di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budi Kemulian Jakarta Pusat.

Cara Mengurus Surat Nikah Sendiri

Gak ada yang salah kan dengan mengurus birokrasi surat nikah sendiri? Hiihih...
Yaa, sesuai dengan pernyataan sekaligus pertanyaan itu. Saya ingin berbagi pengalaman sedikit tentang bagaimana caranya mengurus surat nikah sendiri. Dan mungkin sangat berguna bagi kalian sedang merencanakan pernihakan yang salah satunya mengurus surat pernikahan.

Sebelum saya menerangkan step-step mengurus surat pernikahan, salah satu syarat yang tidak boleh ketinggalan adalah "Restu Orangtua". Yup, ini syarat yang paling utama diantara syarat-syarat yang lain loh. Pastikan kamu sudah mendapatkan syarat utama ini dulu sebelumnya. Bagaimana? Sudah atau belum? ^_^v