Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2010

Perkembangan Sinema Konvensional ke Digital

yoiyoiyoi ..
baru mgg kemarin udah balik lagi ni mau bahas tentang perkembangan cinema digital (bahasa kerenya gitu) ..
hemm, kenapa yahh, kalau mau nulis selalu bingung mau mulai darimana ..
yaudah wiss, mulai dari film dulu dahokehh ??(tolong dibantu yak, yak)

shia : iyaak,,iyakk,, jangan pake logat pak tarno ngapa ..

iyaa..yuk dibahas .. film adalah adalah gambar-hidup, juga sering disebut movie (semula pelesetan untuk 'berpindah gambar'). Film, secara kolektif, sering disebut 'sinema'. Gambar-hidup adalah bentuk seni, bentuk populer dari hiburan, dan juga bisnis. Film dihasilkan dengan rekaman dari orang dan benda (termasuk fantasi dan figur palsu) dengan kamera, dan/atau oleh animasi. (kutip wikipedia ni).Pasti untuk kalian film bukan hal yang asing lagi didengar di jaman ini

shia : yaah, pastinya ..yaiyalah, broo,, aku kan gak norak-norak amat ..

[RESUME] Digital Cinema

Sutradara Film George Lucas menyatakan, "Film yang berkembang pada abad ke-19 adalah hasil perkembangan sebuah fotografi menggunakan pita seluloid yang befungsi untuk menangkap dan merekam gambar. Kemudian sekitar abad ke-20an teknologi digital telah ditemukan yang kemudian mengganti pita seluloid itu untuk menampilkan cara penggarapan baru untuk dunia film (bioskop)." Teknologi Digital membawa pengaruh yang sangat besar sampai saat ini, mulai dari tahah produksi yang semaikn modern dan canggih, sampai tahap penayangan yang sekarang sudah bisa dengan 3D.
Dulu proses pembuatan film masih menggunakan pita seluloid yang berukuran 35mm atau 70mm, dengan kualitas yang masih sangat rendah. Dalam kenyataannya digital film baru dikembangkan pada akhira tahun 1980an, ketika Sony mengadakan pemasaran konsep sinematografi elektronik. Kemudian pada akhir tahun 1990-an, dengan diperkenalkannya teknologi HDCAM dan mengganti nama menjadi ‘sinematografi digital’ yang proses pembuatannya meng…

Video Streaming

tema kali ini mau bahas video streaming ni, mulai dari mana yaaa ..

shishi : gimana kalau mulai dari pengantar dulu, shia ..

okeh ,,, lets go ..
pengantar dulu yaa, Video Streaming secara singkat bisa dibilang sebuah sarana dimana kita dapat melihat video secara langsung tanpa harus mendownloadnya terlebih dahulu.

Shishi : oia, aku ngerti, kayak Youtube, google video gitu yaa ??
tepat sekali,, nah itu baru dua contoh, contoh lainnya masih banyak kok yang disediakan oleh halaman web atau blog tertentu yang menyediakan fasilitas ini, kayak stasiun tv pasti punya halaman web untuk video streaming.

shishi : oia, apa setiap pemakai internet bisa langsung nonton video streming yak ?
hemm, aku lupa ngasih tau, kalau kita mau nonton sarana ini, kita wajib kudu punya yang namanya Adobe Flash Player Plugin yang udah diinstal di komputer dimana kita mau nonton, karena video yang ditampilkan berformat flash, okeh..okeh ??
jadi yang belum punya diinstal dulu yaaa

[Resume] Digital Television

Layar Televisi pasti sudah kita bisa kita temui hampir di setiap pintu rumah di seluruh dunia. Layar televisi dari awal munculnya sampai sekarang sudah banyak berkembang mulai dari televisi dengan layar hitam putih yang masih layar cembung, televisi drama bentuk teater layar datar, lalu meningkat lagi menjadi televisi berwarna layar flat sampai era televisi digital yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja melalui video streaming dengan melalui komputer yang disambungkan dengan internet sampai dengan melalui HandPhone.